Lompat ke isi utama

Berita

11 PPPK Bawaslu Parepare Mulai Orientasi, Siap Wujudkan ASN BerAKHLAK

Foto Bawaslu

Parepare – Sebanyak 11 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Kota Parepare mengikuti Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya pembentukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berlandaskan nilai-nilai BerAKHLAK.

Orientasi dilaksanakan melalui tahapan Distance Learning mulai 6 hingga 15 Juli 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan dan terbagi ke dalam lima kelas pembelajaran.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Parepare, Handayani, menyampaikan bahwa pelaksanaan orientasi tersebut mengacu pada Surat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan tentang Pemanggilan Peserta Orientasi PPPK Tahun Anggaran 2026.

"Berdasarkan surat dari Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, sebanyak 223 PPPK dari seluruh jajaran Bawaslu se-Sulawesi Selatan mengikuti orientasi ini. Dari jumlah tersebut, Bawaslu Kota Parepare mengikutsertakan 11 orang staf PPPK untuk mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran secara daring," ujar Handayani.

Ia menjelaskan bahwa orientasi ini menjadi langkah awal bagi PPPK untuk memahami peran, tugas, fungsi, serta nilai-nilai dasar ASN dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan Bawaslu secara profesional, berintegritas, dan akuntabel.

Handayani berharap seluruh peserta dari Bawaslu Kota Parepare dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berharap seluruh staf PPPK Bawaslu Kota Parepare dapat mengikuti orientasi ini dengan penuh keseriusan, disiplin, dan tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, memperkuat pemahaman terhadap tugas sebagai ASN, serta mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mendukung terwujudnya Bawaslu yang semakin profesional dan terpercaya," tutupnya.

Humas