Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Parepare Dorong Partisipasi Mahasiswa melalui Sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI

Foto Bawaslu Kota Parepare

Anggota Bawaslu Kota Parepare, Fadly Azis, didampingi Staf Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), diterima oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Parepare.

Parepare – Penguatan literasi demokrasi dan penegakan hukum pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dunia akademik. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare melaksanakan sosialisasi pendaftaran Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia dengan mengunjungi tiga perguruan tinggi di Kota Parepare, Rabu (8/7/2026).

Sosialisasi dilaksanakan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), dan Institut Andi Sapada (IAS) Parepare. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kota Parepare, Fadly Azis, didampingi Staf Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Kota Parepare.

Di IAIN Parepare, rombongan Bawaslu Kota Parepare diterima oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Sementara itu, di UMPAR dan IAS Parepare, sosialisasi diterima langsung oleh tenaga pengajar Fakultas Hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Fadly Azis menyampaikan bahwa Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI merupakan salah satu upaya Bawaslu RI untuk memperkuat literasi kepemiluan sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam memahami dinamika penegakan hukum pemilu di Indonesia.

"Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengkaji berbagai isu kepemiluan secara kritis, objektif, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap mahasiswa di Kota Parepare dapat mengambil bagian dan menunjukkan kapasitasnya di tingkat nasional," ujar Fadly Azis.
 

bawaslu
Anggota Bawaslu Kota Parepare, Fadly Azis, didampingi Staf Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) diterima langsung oleh tenaga pengajar Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Parepare.
bawaslu
Anggota Bawaslu Kota Parepare, Fadly Azis, didampingi Staf Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) diterima langsung oleh tenaga pengajar Fakultas Hukum Andi Sapada Parepare.

Ia menambahkan, keterlibatan civitas akademika memiliki peran strategis dalam memperkuat budaya demokrasi yang berintegritas. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan mitra penting Bawaslu dalam membangun kesadaran hukum dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

"Kami berharap setiap perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Hukum dapat mengirimkan delegasi terbaiknya. Partisipasi mahasiswa dalam kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat mendukung terwujudnya proses demokrasi yang semakin berkualitas," tambahnya.

Ketiga perguruan tinggi menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut dan mengapresiasi langkah Bawaslu Kota Parepare dalam membuka ruang partisipasi bagi mahasiswa melalui kegiatan akademik yang berorientasi pada penguatan demokrasi dan penegakan hukum pemilu.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Parepare berharap semakin banyak mahasiswa yang berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI sebagai wujud kontribusi generasi muda dalam mengawal demokrasi yang berintegritas, adil, dan berkeadilan.

Penulis: Humas
Foto: Panji Reforma