Lompat ke isi utama

Berita

Hari Terakhir Pembelajaran Daring P2P, 40 Peserta Siap Ikuti Kegiatan Luring di Bawaslu Parepare

Foto Bawaslu Kota Parepare

PAREPARE – Peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kota Parepare Tahun 2026 menyelesaikan hari terakhir pembelajaran daring pada Senin (1/6/2026).

Pada tahap ini, sebanyak 40 peserta mengikuti proses pembelajaran dengan mempelajari enam materi utama serta menyusun catatan kritis sebagai bentuk refleksi dan pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.

Kegiatan pembelajaran daring tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pendidikan Pengawas Partisipatif yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengawal proses demokrasi dan kepemiluan secara partisipatif.

Selama pembelajaran daring, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran, pelaporan dugaan pelanggaran, penyelesaian sengketa, pengawasan berbasis digital, serta penguatan jaringan dan pemberdayaan komunitas. Setiap peserta diwajibkan menyusun catatan kritis untuk mengukur pemahaman sekaligus mendorong kemampuan analisis terhadap isu-isu kepemiluan yang berkembang.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Dr. Susilawati, menyampaikan bahwa pembelajaran daring menjadi tahapan penting dalam membekali peserta sebelum mengikuti kegiatan tatap muka.

“Melalui pembelajaran daring ini, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga didorong untuk memberikan pandangan kritis terhadap berbagai isu pengawasan pemilu. Kami berharap bekal yang diperoleh dapat memperkuat peran mereka sebagai agen pengawasan partisipatif di tengah masyarakat,” ujar Susilawati.

Ia menambahkan, sebanyak 40 peserta yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran daring akan melanjutkan rangkaian Pendidikan Pengawas Partisipatif melalui kegiatan luring yang akan dilaksanakan pada Selasa, 2 Juni 2026, di Kantor Bawaslu Kota Parepare.

Kegiatan luring nantinya akan menjadi ruang diskusi, penguatan kapasitas, serta kolaborasi antar peserta dalam membangun gerakan pengawasan partisipatif yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Parepare.

Bawaslu Kota Parepare berharap melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 dapat lahir kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi serta mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan secara jujur, adil, dan berintegritas.

Humas