Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Parepare Lakukan Monitoring Surat Suara Pilkada 2024 di PT Gramedia Cikarang

foto bawaslu

Cikarang - Bawaslu Kota Parepare melakukan pemantauan terhadap kesiapan logistik Pemilu Tahun 2024 di PT. Gramedia, yang berlokasi di Cikarang Bekasi, Jawa Barat. Proses pengawasan ini dilaksanakan pada Kamis (17/10/2024), pukul 13.00 WIB yang dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh Zainal Asnun, dan Ketua KPU Kota Parepare, Muh Awal Yanto, beserta tim masing-masing.

Monitoring dan pengawasan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Parepare ini guna memastikan bahwa perusahan yang memproduksi dukungan perlengkapan lainnya pada penyelenggaraan Pemilihan Serentak Tahun 2024 benar-benar merupakan perusahan yang telah ditunjuk dan memenangkan proses pengadaan yang dilaksanakan oleh KPU.

Serta mengidentifikasi potensi permasalahan yang mungkin timbul dalam proses pencetakan. Hal ini sangat penting dalam memastikan kelancaran dan ketepatan waktu distribusi logistik pilkada di Kota Parepare.

Rombongan petugas pengawas ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Muh. Zainal Asnun. Pada kesempatan tersebut, Muh. Zainal Asnun mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap logistik yang akan diadakan dan didistribusikan untuk kebutuhan Pemilihan Serentak 2024 mendatang. 

"Selain hal tersebut pengawasan juga dilakukan untuk mengamati proses produksi yang dilakukan oleh pihak perusahan terkait dukungan perlengkapan lainnya yang terdiri dari beberapa item yang disediakan perusahaan tersebut dalam kontrak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum 12 Tahun 2024 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, Dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota", tegasnya. 

Muh. Zainal Asnun juga mengatakan output utama dari kegiatan ini ialah memastikan bahwa semua elemen surat suara, termasuk nama paslon, nomor urut, tulisan, dan logo KPU, telah dicetak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam pengecekan tersebut, ditemukan bahwa surat suara dilengkapi dengan barcode, logo Garuda, serta sembilan kode satker yang tidak terlihat oleh kasat mata. Kode-kode ini hanya dapat dilihat dengan cara di-zoom menggunakan kamera.

Lebih lanjut, petugas PT. Gramedia menjelaskan bahwa surat suara yang dicetak dengan printer berwarna tidak akan memunculkan logo dengan benar, sehingga dapat dengan mudah diidentifikasi sebagai palsu. Selain itu, barcode pada surat suara memberikan informasi tentang asal surat suara, termasuk identifikasi dari PT Gramedia Cikarang sebagai percetakan resmi.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu dan KPU Kota Parepare dalam memastikan keabsahan dan integritas proses pemilihan yang akan datang.

Penulis dan Foto: Syahmiah
Editor: Humas Bawaslu Kota Parepare