Citra Bawaslu Meningkat Pasca Pemilu 2024, Masuk Tiga Besar Lembaga dengan Penilaian Publik Tertinggi
|
Parepare, Badan Pengawas Pemilihan Umum — Usai pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, citra positif Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengalami peningkatan signifikan di mata publik. Berdasarkan hasil survei terbaru Litbang Kompas yang dirilis pada Jumat (24/1/2025), Bawaslu bersama tiga lembaga lainnya berhasil masuk dalam tiga besar lembaga dengan citra baik di Indonesia.
Hasil survei menunjukkan Bawaslu menempati urutan kedua dengan penilaian positif sebesar 81,6 persen, disusul oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di posisi ketiga dengan 80,3 persen. Sementara itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada di posisi teratas dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi yakni 94,2 persen.
Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu, menjelaskan bahwa peningkatan citra Bawaslu dan KPU tidak terlepas dari keberhasilan pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 yang berlangsung aman dan demokratis.
“Sementara tren naik di KPU dan Bawaslu ini mungkin tidak lepas dari imbas kesuksesan pemilihan 2024,” ujar Yohan dalam program Obrolan News Room Kompas.com, Jumat.
Lebih lanjut, Yohan menambahkan bahwa kinerja penyelenggara pemilu dalam menjaga stabilitas dan keamanan selama proses kontestasi turut memperkuat persepsi positif masyarakat.
“Bawaslu dan KPU sebagai penyelenggara pemilu memang harus diakui berhasil menjaga agar tidak ada gejolak keamanan yang berarti, kontestasi berjalan baik, demokrasi terpelihara, dan pemilih dapat menggunakan haknya dengan semestinya,” tambahnya.
Survei ini dilakukan oleh Litbang Kompas melalui metode wawancara tatap muka pada 4–10 Januari 2025 dengan melibatkan 1.000 responden yang dipilih secara acak dari 38 provinsi di Indonesia. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error ±3,10 persen.
Peningkatan citra positif ini menjadi dorongan bagi Bawaslu, termasuk di tingkat daerah seperti Bawaslu Kota Parepare, untuk terus memperkuat komitmen dalam mengawasi tahapan pemilu secara profesional, transparan, dan berintegritas demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
Humas