Lompat ke isi utama

Berita

Hari Terakhir Tahap Audio Visual, Peserta P2P Bawaslu Parepare Terima Enam Materi Pengawasan

Foto Bawaslu Kota Parepare

Salah satu peserta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Kota Parepare tampak serius mengikuti pembelajaran daring melalui media audio visual. Dengan menggunakan perangkat seluler, peserta mengakses materi pembelajaran interaktif sebagai bagian dari tahap akhir pembelajaran audio visual sebelum melanjutkan ke tahap modul.

Parepare, Jum'at (31/10/2025) — Tahap pembelajaran audio visual menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diinisiasi oleh Bawaslu Republik Indonesia. Pada tahap ini, peserta P2P Bawaslu Kota Parepare menerima beberapa materi yang dikemas secara interaktif dan edukatif untuk memperkuat pemahaman tentang pengawasan pemilu partisipatif.

Selama lima hari kegiatan, peserta mendapatkan enam materi utama, yaitu:
1️⃣ Teknis Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Proses Pemilu
2️⃣ Teknis Pelaporan Dugaan Pelanggaran Pemilu
3️⃣ Teknis Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
4️⃣ Teknis Pengembangan Gerakan Pengawasan Partisipatif
5️⃣ Teknis Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas
6️⃣ Teknis Pengawasan Partisipatif Berbasis Digital

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kota Parepare, Susilawati, menjelaskan bahwa tahap pembelajaran audio visual ini merupakan inovasi yang memadukan teori dan praktik agar peserta lebih mudah memahami substansi materi pengawasan.

“Dengan pendekatan audio visual, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga menyaksikan langsung simulasi pengawasan. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik, partisipatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan,” ungkap Susilawati.

Ia menambahkan, program P2P yang diinisiasi oleh Bawaslu RI ini diharapkan mampu mencetak kader pengawas partisipatif yang berintegritas, kritis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Peserta P2P kami dorong menjadi mitra strategis Bawaslu di lapangan—aktif dalam mencegah pelanggaran, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana pengawasan yang modern dan transparan,” tambahnya.

Kegiatan hari ini menjadi hari terakhir pelaksanaan tahap pembelajaran audio visual dalam rangkaian Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kota Parepare. Setelah tahap ini, peserta akan melanjutkan ke tahapan pembelajaran modul yang berfokus pada pendalaman materi dan penerapan pengawasan secara mandiri.

Humas Bawaslu Parepare