KPU Gelar Pleno DPB Triwulan III, Bawaslu Tekankan Kolaborasi untuk Integritas Data Pemilih
|
Parepare — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan III Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Parepare, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Parepare, Plt. Sekretaris serta jajaran sekretariat KPU, Ketua dan Anggota Bawaslu Parepare bersama staf, serta sejumlah pemangku kepentingan lintas lembaga, di antaranya Wakapolres, Kodim, Kepala Dinas Dukcapil, Kesbangpol, Kepala Rutan, Dinas Sosial, dan para camat se-Kota Parepare.
Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awalyanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa rekapitulasi DPB memiliki arti strategis dalam menjaga validitas dan akurasi daftar pemilih.
“Tujuan utama dari rekapitulasi ini adalah agar data pemilih tetap terpelihara, mutakhir, dan relevan dengan dinamika kependudukan,” ujarnya.
Sementara itu, Kadiv Data dan Informasi KPU Parepare, Kalmasari, memaparkan hasil pemutakhiran daftar pemilih yang dilakukan melalui sosialisasi serta kegiatan coklit terbatas.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Bawaslu Parepare sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), Dr. Susilawati, menekankan pentingnya verifikasi data pemilih tambahan (DPK) agar tidak menimbulkan selisih data. Pihak KPU memastikan bahwa sebanyak 367 pemilih tambahan telah sepenuhnya terinput dalam sistem dan terintegrasi, termasuk pembaruan data pada bulan Juli.
Kepala Dinas Dukcapil Parepare juga menyoroti masih adanya lebih dari seribu warga kelahiran tahun 2008 yang belum melakukan perekaman KTP.
“Kami segera menyusun daftar dan mendistribusikan ke sekolah, sementara bagi yang tidak bersekolah akan disalurkan ke kelurahan. Targetnya, sebelum Desember seluruh proses dapat selesai. Mulai Oktober ini, pelayanan perekaman juga dibuka setiap hari Sabtu,” tegasnya.
Dalam diskusi pleno, sejumlah masukan strategis turut disampaikan. Kesbangpol menyoroti tingginya angka kematian harian di Parepare, Wakapolres menekankan pentingnya akses data bagi anggota TNI/Polri yang pensiun, sementara Kodim menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pemutakhiran data. Pihak Rutan juga menyinggung persoalan fluktuasi jumlah penghuni dan kepemilikan KTP bagi warga binaan.
Dukungan juga datang dari Kementerian Agama (Kemenag) Parepare yang berkomitmen memfasilitasi perekaman data pemilih di sekolah-sekolah di bawah naungannya, khususnya di MAN 1 dan MAN 2 Parepare.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Parepare menegaskan perlunya solusi kolaboratif terkait uji petik daftar pemilih sebagaimana diinstruksikan Bawaslu RI. Ia berharap sinergi antara KPU, Dukcapil, dan Bawaslu dapat semakin memperkuat integritas data pemilih, terutama menghadapi tantangan dinamika kependudukan.
Kegiatan pleno ditutup dengan pembacaan Berita Acara Rekapitulasi DPB oleh Ketua KPU Parepare. Adapun pleno Triwulan IV dijadwalkan akan digelar pada 3 Desember 2025.
Penulis: Ela
Foto dan Editor: Mega